Pernah [Bisa] Melukis

Sewaktu SD, aku punya guru seni lukis yang mudah dimengerti penjelasannya. Namanya I Made Mulia, dari Gianyar. Semua orang tahu. Orang Gianyar, rata-rata pandai dalam seni. Termasuk melukis, tentu saja. Aku merasa beruntung. Bisa belajar melukis darinya. Kemampuan melukisku tidak jelek-jelek amat. Menurut Pak Mulia, sudah cukup bagus. Minimal b…

[Masih] Belajar Menulis

Aku masih ingat, di kelas 2 PGAH, pada 1991, sebuah beritaku terbit di Bali Post. Senang bukan kepalang saat honor menulis dikirim ke kosan. Sejak saat itu, aku terus termotivasi menulis. Sayang, selepas lulus, saat kuliah di UNHI, aku malah sibuk dalam kegiatan kampus dan kemahasiswaan. Hobi menulis raib begitu saja. Baru setelah bekerja di Ja…

Nyepi & Golden Silence

Saban tahun, umat Hindu di Bali dan seantero Nusantara, merayakan hari suci Nyepi, menikmati keheningan, kesunyian. Nyepi adalah momentum kontemplatif untuk Recharging Hati. Terdengar puitik, tetapi sebenarnya konseptual. Juga filosofis. Hati ini, sesungguhnya juga jiwa dan pikiran, perlu dikuatkan dengan cara nge-charge-nya. Ibarat baterai handph…

Memahami Lingga Jiwa Nira: Daun Bila, Spiritualitas Siwa dan “Candi Raga Manusia”

Dalam dunia yang terus bergerak cepat, dengan tuas digital yang tak henti mengaduk keriuhan, untaian pengharapan dalam bentuk doa kini sering disimplikasi dengan sebuah notifikasi singkat. Religiuitas hingga spiritualitas juga tak luput dari reduksi semacam itu. Bahkan sering dipadat-padatkan dalam satu unggahan saja di media sosial. Lirik Ling…

Menanam Karma, Memanen Phala

Alkisah. Seorang ayah dan anaknya menyusuri batas waktu bernama sandikala. Mereka tiba dibatas waktu, bernama senja, saat sinar sang surya menanam bayangannya sendiri. Senja bukan hanya sekadar pergantian waktu, dari siang menuju malam, namun sebentuk ruang refleksi dan kontemplasi. Senja adalah arena dramatis saat terang dan gelap tidak saling be…

Kita Pernah “Bertopeng”

Akhir 2019, dunia dikejutkan dengan tersebarnya virus corona atau SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Penyebarannya begitu cepat dan masif. Sakit yang disebabkan virus itu kemudian dikenal COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Mulai pertengahan 2022, COVID-19 dinyatakan mulai reda. Kehidupan juga berangsur pulih. Oran…

Kuliner Bali, butuh Komodifikasi?

Tahun 1990-an hingga 2000-an adalah masa memudarnya kuliner Bali dikerjakan bersama-sama. Di sebagian besar daerah, terutama perkotaan, kegiatan untuk menyiapkan makanan yang melibatkan anggota banjar misalnya, sudah lama ditinggal. Dulu jika ada karya, dari mesakapan, ngodalin dan acara adat lainnya, masyarakat Bali akan ngelawar, mebat, nguli…

5.0 sudah 5 Tahun Berlalu

Rasanya baru saja kita membincangkan revolusi industri 4.0. Dan kita, khususnya di Indonesia begitu mengelu-elukan era itu sebagai titik balik hidup yang dirembesi modernitas. Namun sejak 2019 lalu, eforia itu telah berganti wajah menjadi Society 5.0 sebagai resolusi atas revolusi industri 4.0 yang dianggap terlalu mengagungkan teknologi dan m…

Tipu Daya Politika: dari Hindu Kuno hingga Politik Modern

Bharata Yudha masih dianggap perang paling epik, dramatik, namun juga ironi. Di dalamnya penuh pertarungan, bukan saja melibatkan fisik tetapi juga perang ide dan gagasan. Tak sedikit beraroma tipu daya dan muslihat. Tapi itulah seni berperang, bukan saja tentang keris yang terhunus, tetapi mind game, permainan pikiran. Krishna dan Sengkuni ada…

Sisi Lain Kepahlawanan Kumbhakarna

Sang Kumbhakarna [sumber google images]

Setelah membunuh begitu banyak pasukan kera, Kumbhakarna akhirnya mati. Rama “terpaksa” memanahnya karena tidak ingin melihat Kumbhakarna menderita terlalu lama, selain karena pasukannya akan makin berkurang jika ia dibiarkan hidup. Berita kematiannya segera menyebar setelah tangan, kaki dan kepalanya terputus oleh panah Indrastra. Rahwana…