Erik, sebut saja begitu namanya. Perawakannya tinggi besar. Sangat gagah. Namun, semua atribut maskulinitasnya seketika runtuh, bahkan sejak Ia memulai presentasi. Saat itu, Erik menghadapi ujian proposal tugas akhirnya.
Keringat dingin mengucur deras di dahinya. Sesekali Ia menyekanya dengan tisu. Kadang dengan tangan. Rambutnya mulai lusuh. B…
Panik karena Nasi Kotak
Ilustrasi presentasi mahasiswa (diambil dari google images)